Laporan Perjalanan Diklat Akhir Bidang Navigasi Darat di Bade

Catatan perjalanan oleh Fiantika Sherly Apriyani
Catatan perjalanan Diklat akhir Cakra Manggala Lokasi : Bade, Dagangan 4 -7 juli 2025 Jumat, 4 Juli 2025 Hari pertama kegiatan dimulai dengan keberangkatan dari kampus pukul 09.00 pagi untuk melakukan persiapan alat. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti upacara pembukaan pada pukul 10.00 pagi. Suasana terasa khidmat dan penuh semangat. Setelah upacara selesai, sekitar pukul 13.00 siang, kami berangkat menuju lokasi kegiatan di Bade, Dagangan. Perjalanan memakan waktu sekitar dua jam dan kami tiba di sanggar dekat lapangan voli sekitar pukul 15.00 sore. Setibanya di sana, kami langsung dibagi ke dalam beberapa tim dan diberi tugas untuk membangun bivak sebagai tempat bermalam. Kami menggunakan flysheet dan senior menyediakan terpal tambahan untuk membuat bivack. Dua kelompok memutuskan untuk bergabung dan membangun satu bivak besar secara bersama-sama. Mokum harinya, setelah waktu ishoma, kami menerima materi penggunaan kompas malam. Kegiatan ini cukup menantang karena dilakukan dalam kondisi gelap, namun sangat bermanfaat. Setelah itu, kami beristirahat untuk persiapan penjelajahan esok hari. Sabtu, 5 Juli 2025 Hari kedua diawali dengan penjelajahan yang dimulai pagi hari. Jalur penjelajahan cukup beragam, melintasi sungai, hutan, dan perkebunan karet. Sepanjang perjalanan, kami menerima materi navigasi darat dan teknik penggunaan peta serta kompas. Pada titik tertentu, kami menemui jalur yang curam, dan diminta menggunakan chest harness demi keselamatan. Tantangan semakin terasa saat saya terpisah dari kelompok. Ketika kelompok saya mngikuti materi susur sungai, saya mendapat tugas untuk mengumpulkan kayu sepanjang jalan menuju lokasi kembali. Sore harinya, seluruh peserta kembali berkumpul untuk mengikuti materi fire starter yang mengajarkan cara membuat api dari alam. Malam harinya diisi dengan ishoma dan istirahat. Minggu, 6 Juli 2025 Hari ketiga dimulai dengan penggunaan sit harness karena jalur yang akan ditempuh cukup curam. Kami diberikan materi vertical rescue, yang sangat menarik dan memacu adrenalin. Menjelang sore, kami diarahkan untuk melewati sungai dan melakukan praktik repling. Sayangnya, cuaca kurang mendukung, sehingga hanya beberapa orang saja yang bisa melanjutkan kegiatan. Sebagian peserta lainnya diarahkan untuk kembali dan membangun bivak tambahan sebagai tempat berteduh.

Pada saat itu saya mulai merasa tidak enak badan dan jatuh sakit. Sementara itu, teman-teman saya tetap melanjutkan kegiatan dan membangun bivak di tempat yang sama seperti malam sebelumnya. Saya baru kembali malam harinya untuk menjemput teman-teman yang sudah kedinginan. Malam ditutup dengan sesi sharing bersama senior, membahas pengalaman dan pelajaran yang diperoleh. Setelah itu kami melakukan ishoma dan istirahat. Senin, 7 Juli 2025 Hari terakhir kegiatan dimulai dengan upacara penutupan sekitar pukul 08.00 pagi. Suasana haru terasa saat banyak dari kami menangis, terharu atas kebersamaan yang telah terjalin selama beberapa hari. Setelah upacara, kami menikmati makan bersama, lalu bersiap-siap untuk pulang ke kampus pada pukul 13.00 siang. Sesampainya di kampus, kami langsung melanjutkan kegiatan dengan membersihkan seluruh alat dan perlengkapan bersama-sama sebagai penutup dari kegiatan yang luar biasa ini. Penutup Kegiatan ini bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin dan pembelajaran. Kebersamaan, kerja tim, semangat pantang menyerah, dan pengalaman menghadapi tantangan alam akan menjadi kenangan tak terlupakan.

Bagikan Catatan Perjalanan

Facebook Twitter WhatsApp