Laporan Perjalanan Pendidikan dan Latihan Akhir Angkatan 13 di Bade

Catatan perjalanan oleh Samsul Musadad
Laporan perjalanan

Pendidikan dan Latihan Akhir Cakra Manggala

Disusun Oleh :

Samsul musadad / 244314048 / TRE2B

MAHASISWA PECINTA ALAM

POLITEKNIK NEGERI MADIUN

Laporan perjalanan

Haii sebelumnya perkenalkan nama saya Samsul Musadad. Saya adalah mahsiswa prodi D4 Teknologi Rekayasa Elektronika, Politeknik Negeri Madiun. Saya merupakan anggota muda Mahasiswa Pecinta Alam “Cakra Manggala” dan setelah menulis laporan perjalanan ini saya resmi di lantik menjadi “Angota Mahasiswa Pecinta Alam Cakra Manggala”. Di acara diklat akhir ini di ikuti oleh 7 orang mahasiswa yaitu: Saya, Akfin, Fauzi, Reza, Najib, Noval, Arif. Dan ada 4 orang mahasiswi yaitu: Amay, Triana, Sherly, dan Reva. Disini saya akan menceritakan laporan perjalanan “Pendidikan dan Latihan Akhir Cakra Manggala Angkatan 13”.

Jum’at, 4 July 2025.

Pukul 09.35 WIB saya berangkat dari asrama menuju ke kampus Politeknik Negeri Madiun, setelah sampai disana saya langsung menuju ke sekertariat Cakra Manggala, disana sudah ada beberapa teman saya yang sudah sampai di antaranya yaitu Reza, Amay, dan Akfin dan beberapa senior. Dan setelah beberapa menit menunggu teman-teman saya mulai berdatangan. Saat pukul menunujukan 10.00 WIB dilakukan upacara pembukaan “Pendidikan dan Latihan Akhir Cakra Manggala Angkatan ”. Saat upacara berlangsung saya dan teman-teman mengikuti upacara secara khidmat. Setelah upacara pembukaan selesai, saya melaksanakan sholat jum’at sebelum berangkat ke tempat diklat akhir. Tempat diklat akhir saya yang terletak di Bade, Segulung, Madiun.

Setelah saya selesai solat jum’at kami berkumpul lagi untuk segera menuju ke tempat diklat. Perjalanan di tempuh kurang lebih 2 jam dari kampus Politeknik Negeri Madiun. Setelahnya tiba di Bade saya dan teman-teman melakukan packing ulang barang untuk mengecek apakah ada barang yang tertinggal. Ketika waktu menunjukan pukul 16.00 WIB kami di beri waktu 1 jam oleh senior untuk membuat bivak dengan menggunakan terpal. Dan akhirnya bivak sudah berdiri dengan kokoh dan kita bisa menyinggahi bivak tersebut untuk makan malam bersama. Dan setelah selesai makan kamipun beristirahat untuk tidur.

Pada pukul 23.00 WIB kami di suruh berkumpul oleh senior untuk melakukan materi, materi pada malam hari itu adalah “Kompas Malam” tujuan dari materi ini adalah untuk mengajarkan bagaimana menggunakan Kompas di minim cahaya atau di malam hari. Dan setelah materi Kompas selesai kami melanjutkan istirahat lagi.

Sabtu, 5 July 2025.

Pukul 04.00 WIB saya dan teman-teman di bangunkan oleh senior untuk segera solat subuh and mempersiapkan makan pagi dan pada saat pukul 05.30 WIB tempat kita untuk mendirikan bivak harus bersih dan tidak ada sampah yang tertinggal. Setelah itu kita melaksanakan pemanasan yaitu senam pagi, yang bertujuan untuk memperkuat sendi-sendi kita dan juga “sendiriannn” hahaha. Yok lanjut, setelah melaksanakan senam pagi kita melanjutkan kegiatan jalan mengelilingi ladang warga dengan di damping senior Maul dan senior noval. Saya dan teman-teman menempuh kurang lebih 7 Km perjalanan dari mulai titik awal pesangrahan. Saat melakukan perjalanan di ladang warga kita juga bernyanyi lagu Cakra Manggala. Saya dan teman-teman bernyanyi dengan senang dan gembira.

Di sela-sela perjalanan kami juga di beri materi navigasi dan juga materi membuat hardnes. Dan di pertengahan perjalanan kami istirahat makan siang. Di sini saya mengira akan melanjutkan jalan melewati ladang-ladang warga, ternyata perjalanan selanjutnya adalah menyusuri sungai di sini kami di temani oleh demisioner A’nan, Ibnu, dan Lintang. Kami menyusuri sungai kurang lebih 1 Km. dengan medan bebatuan, dan melewati air terjun. Saat melewati air terjun kita di wajibkan untuk membuat “body hardness” karena melewati air terjun sangat memerlukan body hardness. Ketika melewati sungai kita harus selalu tetap saling membantu sesame teman. Setelah menempuh susur sungai yang melelahkan dan seru akhirnya kita sampai pada camp sedawung.

Waktu menunjukan pukul 14.45 WIB kami pun diberi waktu 30 menit untuk mendirikan bivak. Setelah bivak sudah berdiri kami di beri materi tentang fire starter, materi ini di sampaikan oleh Ketua Umum kami yaitu Senior Satria. Di sini kami mempelajari tentang segitiga api. Apa itu segitiga Api ? segitiga api merupakan model sederhana yang menggambarkan 3 unsur yang di perlukan untuk membuat api; panas, bahan bakar, dan oksigen. Ke 3 elemen tersebut harus ada secara bersamaan untuk menciptakan api. Setelah materi dari senior Satria selesai. Kami pun istirahat dan menyiapkan makan malam. Istirahat malam pada hari sabtu sangatlah Panjang di karenakan besok kita akan melakukan kegiatan yang sangat melelahkan dan seru.

Minggu, 6 July 2025.

Pagi hari kita dibangunkan untuk membuat sarapan dan lanjut senam pagi dan ada sedikit hadiah dari senior hahaha. Kita menikmati senam pagi secara senang dan gembira. Setelah senam pagi senior memerintah kami untuk segera membersihkan tempat camp tanpa meninggalkan sampah sedikitpun. Dan kami melanjutkan perjalanan lagi sambil bernyanyi, setelah berjalan beberapa menit kita pun mendapatkan materi lagi yaitu “Vertical rescue”, disini kita dilatih untuk menyelamatkan korban yang tersesat, saat perjalanan Sebagian teman-teman menemukan barang-barang korban, dari pakaian, slayer dan headlamp. Disini kami di bagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 yang beranggota Arif, Triana, sherly, Noval dan saya mendapat perintah membuat tandu penolong. Dan kelompok 2 sebagai rescuer yang beranggota Akfin, najib, Reza dan Amay. dan tersisa 2 orang belayer orang yang bertugas sebagai penarik tali yaitu Fauzi dan Reva. Di sini kita dituntut untuk bekerja sama untuk menyelamatkan korban. Kegiatan ini sangatlah melelahkan dan seru lalu kamipun itirahat dan makan siang.

Sesudahnya makan siang kami berkemas dan mulai tracking. 10 menit dari tempat istirahat kami di tujukan pada air terjun untuk melakukan materi selanjutnya yaitu canyonering. Sebagian teman-teman saya sudah turun canyonering dikarenakan cuaca yang sangat buruk saya dan 5 teman saya tidak jadi untuk canyonering dan kamipun kembali to tempat istirahat saat itu hujan sudah membasahi badan kami, sesegera kami mendirikan bivak untuk berteduh dari guyuran air hujan. Di karenakan hujan yang tidak reda-reda kamipun di bawa ke basecamp induk tempat istirahat para senior-senior. Saya kira kami digiring kesana untuk istirahat, ternyata ada sedikit hadiah dari senior agar kami tidak terkena hipotermia karena kedinginan, maksud saya kami mengerjakan SET HAHAHA.

Dan akhirnya hujan pun mulai reda, kami pun di hantarkan ke tempat camp yaitu di sedawung. Kami di tuntut untuk membuat bivak dengan ke adaan basah kuyup, dan keadaan tanah di pelataran sedawung sangatlah becek. Dan sesegeralah kami mendirikan 1 bivak untuk beristirahat dan 1 bivak untuk di perapian. Setelah semua berdiri dengan kokoh kami mulai beristirahat dan memasak untuk makan malam. Mungkin sekitar pukul 21.00 WIB kami di undang di basecamp induk untuk sharing-sharing bersama senior. Di sana kami pun menikmati beberapa hidangan dari senior, kami pun menikmatinya dengan senang. Setelah beberapa lama sharing kamipun kembali to tempat camp untuk beristirahat.

Senin, 7 July 2025.

Dan di senin pagi kami mulai dengan senam dan sedikit hadiah dari senior, setelah sedikit pemanasan kami mulai mempacking dan tidak meninggalkan sedikitpun sampah dan langsung di arahkan senior untuk menuju ke tempat basecamp induk. Di basecamp induk kami melaksanakan upacara penutupan dan pelantikan Anggota Cakra Manggala. Setelah saya di lantik tangis haru, suka cita menjadi satu. Dan rasa bangga bisa menjadi bagian dari Cakra manggala.

Bagikan Catatan Perjalanan

Facebook Twitter WhatsApp